semanarioangolense – Harga aset kripto utama kembali mencatat pergerakan beragam pada Selasa (14/10/2025) pagi. Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 07.45 WIB, mayoritas kripto berkapitalisasi besar berada di zona hijau meski Bitcoin masih terkoreksi.
Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, turun 0,38 persen dalam 24 jam terakhir dan melemah 7,88 persen sepekan. Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 115.086 per koin atau sekitar Rp1,90 miliar dengan asumsi kurs Rp16.555 per dolar AS. Tekanan harga ini dipengaruhi oleh penguatan dolar dan aksi ambil untung investor jangka pendek.
Sementara itu, Ethereum (ETH) menunjukkan tren positif. ETH naik 3,25 persen dalam sehari meskipun masih turun 9,69 persen dalam sepekan. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran Rp70,2 juta per koin. Analis menyebut penguatan ETH didorong oleh peningkatan aktivitas jaringan dan optimisme terhadap pembaruan ekosistemnya.
Binance Coin (BNB) juga mengalami penurunan tipis sebesar 1,25 persen dalam 24 jam, namun masih mencatat kenaikan mingguan 6,35 persen. BNB kini dibanderol sekitar Rp21,6 juta per koin. Sementara itu, Cardano (ADA) kembali ke zona hijau dengan kenaikan 3,37 persen dalam sehari, meski masih turun 16,98 persen dalam sepekan di level Rp12.054 per koin.
Ke depan, pergerakan harga kripto diperkirakan tetap fluktuatif menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat yang dapat memengaruhi minat risiko investor global.
Disclaimer: Keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis risiko sebelum membeli atau menjual aset kripto.
Baca Juga: “Harga Kripto 8 Oktober 2025: Bitcoin & Altcoin Kembali Turun“
Harga Kripto Kapitalisasi Pasar Kripto Global Naik, Sentimen Investor Masih Waspada
Kapitalisasi pasar kripto global terpantau meningkat pada perdagangan Selasa (14/10/2025). Berdasarkan data CoinMarketCap, nilai total pasar aset digital mencapai USD 3,94 triliun atau sekitar Rp65.226 triliun, naik sekitar 1,18 persen dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini menunjukkan adanya arus masuk modal baru, meskipun pasar masih berfluktuasi di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
Bitcoin (BTC) tetap mendominasi pasar dengan porsi kapitalisasi mencapai 58,97 persen. Dominasi tinggi ini mencerminkan bahwa Bitcoin masih menjadi aset utama yang paling banyak diminati investor. Namun, dominasi tersebut juga menunjukkan terbatasnya aliran modal ke altcoin besar lainnya seperti Ethereum, Solana, dan Avalanche.
Sementara itu, indeks CMC Crypto Fear and Greed, indikator yang mengukur sentimen pasar, berada di level 42 dari 100. Angka ini menandakan bahwa pelaku pasar berada dalam fase “fear” atau kekhawatiran ringan. Kondisi ini kerap terjadi ketika harga aset digital bergerak tidak menentu setelah periode koreksi tajam.
Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index menunjukkan angka 38/100. Indeks ini menandakan belum dimulainya musim altcoin atau masa ketika performa altcoin melampaui Bitcoin. Para analis memperkirakan, musim altcoin baru akan muncul jika dominasi Bitcoin menurun ke bawah 50 persen.
Ke depan, pelaku pasar masih menunggu sinyal baru dari kebijakan suku bunga AS dan perkembangan regulasi kripto global. Faktor-faktor tersebut diperkirakan akan memengaruhi arah pergerakan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan dalam beberapa pekan mendatang.
Baca Juga: “Rutinitas Mandi Air Hangat Atau Air Dingin yang Baik untuk Jantung“




Leave a Reply