semanarioangolense.net – Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya menjaga kawasan lahan pertanian produktif di tengah meningkatnya investasi industri. Langkah ini bagian dari strategi mempertahankan swasembada beras sekaligus ketahanan pangan daerah.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa Pemprov telah memiliki payung kebijakan jelas untuk melindungi lahan pertanian. “Kita sudah memiliki RTRW dan juga Lahan Sawah Dilindungi. Kita konsisten dengan kebijakan tersebut dan akan terus mempertahankan,” ujarnya di Serang, Rabu.
Kebijakan ini menegaskan bahwa pertumbuhan sektor industri tidak akan menggerus lahan sawah. Justru, Banten mampu meningkatkan produksi padi secara signifikan meski investasi industri terus bertambah.
Pencetakan Sawah Baru untuk Antisipasi Alih Fungsi Lahan
Andra menekankan bahwa konsistensi menjaga lahan sawah menjadi kunci produksi beras berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak hanya mempertahankan lahan eksisting, tetapi juga menyiapkan langkah ekspansif berupa pencetakan sawah baru.
“Saat ini sedang kita upayakan pencetakan sawah baru yang akan dilakukan bersama-sama dengan Forkopimda. Insya Allah akan kita laksanakan,” jelasnya.
Upaya ini bertujuan menambah luas tanam sekaligus mengantisipasi tekanan alih fungsi lahan akibat pembangunan. Sinergi antara sektor pertanian dan sektor lain diharapkan menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan pangan.
Dukungan Infrastruktur dan Pendampingan Petani
Pemprov Banten fokus memperkuat daerah lumbung pangan seperti Pandeglang, Lebak, dan Serang sebagai basis produksi padi. Dukungan pemerintah meliputi pembangunan dan perbaikan irigasi, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan intensif kepada petani.
“Keberpihakan terhadap sektor pertanian menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Banten dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus kesejahteraan petani,” kata Andra.
Pemerintah daerah juga mendorong penggunaan teknologi pertanian modern, pola tanam yang efisien, dan penguatan kelembagaan kelompok tani. Semua upaya ini diharapkan meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil panen.
Sinergi Sektor Pertanian dan Ekonomi Lokal
Selain fokus pada produksi, Pemprov Banten mendorong sinergi sektor pertanian dengan sektor ekonomi lainnya. Hal ini bertujuan agar pembangunan ekonomi daerah tidak mengorbankan lahan pertanian produktif. Strategi ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.
Andra berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan investor, agar swasembada beras dapat terus berkelanjutan. “Mohon dukungan dan doanya agar swasembada ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.
Pandangan ke Depan
Dengan perlindungan lahan sawah dan pencetakan sawah baru, Banten optimistis mampu menjaga swasembada beras dan ketahanan pangan. Strategi ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola pertanian produktif di tengah tekanan pembangunan dan urbanisasi.
Pemprov Banten juga berencana meningkatkan kerja sama dengan lembaga penelitian pertanian, perguruan tinggi, dan sektor swasta untuk inovasi teknologi pertanian. Hal ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.




Leave a Reply