Pria Taiwan Jalani Operasi 2 Jam Akibat Cangkir Tersangkut

Pria Taiwan Jalani Operasi 2 Jam Akibat Cangkir Tersangkut

semanarioangolense – Seorang pria Taiwan menjalani operasi setelah mengalami nyeri hebat akibat cangkir kecil yang tersangkut di anusnya. Ia datang ke rumah sakit setelah tiga hari tidak dapat buang air besar dan merasakan perut kembung yang ekstrem.

Dokter menemukan cangkir keramik berukuran sekitar 8 cm x 6 cm yang berada di rongga panggul pasien. Temuan itu terlihat jelas melalui pemeriksaan sinar-X yang dilakukan setelah pasien akhirnya mengakui keberadaan benda asing tersebut. Ia sebelumnya merasa malu sehingga tidak memberi tahu tim medis sejak awal.

Tenaga medis mencoba mengeluarkan cangkir itu melalui saluran pencernaan dengan berbagai alat, termasuk laparoskop. Upaya tersebut tidak berhasil karena permukaan cangkir sangat licin sehingga alat tidak dapat mencengkeramnya. Kondisi ini memaksa dokter melakukan operasi terbuka selama dua jam untuk mengangkat benda tersebut.

Menurut laporan Sin Chew Daily, sebagian jaringan usus pasien mengalami nekrosis akibat aliran darah terhambat oleh sumbatan berkepanjangan. Dokter juga membuat stoma sementara agar pasien dapat buang air besar selama masa pemulihan.

Laman Mothership menyebutkan bahwa kasus benda asing di saluran pencernaan bukan hal langka dalam dunia medis. Studi dari American Society for Gastrointestinal Endoscopy mencatat bahwa insiden ini meningkat dalam lima tahun terakhir.

Kasus ini menunjukkan pentingnya penanganan cepat dan komunikasi jujur antara pasien dan dokter. Tim medis menyatakan bahwa pasien membutuhkan pemantauan lanjutan untuk mencegah komplikasi dan memastikan fungsi usus kembali normal.

Baca Juga : “Kasus Pajak PT Djarum: Dirut dan Eks Pejabat Kemenkeu Diseret”

Risiko Serius di Balik Kasus Cangkir Tersangkut di Usus Pria Taiwan

Pria Taiwan yang menjalani operasi pengangkatan cangkir dari ususnya akhirnya mengklaim bahwa benda itu masuk secara tidak sengaja. Ia juga mengaku sempat mencoba mengeluarkan cangkir tersebut melalui buang air besar, namun tidak berhasil dan justru mengalami nyeri yang lebih parah.

Dokter yang menangani kasus tersebut menyebutkan bahwa insiden benda asing di anus bukan kejadian langka. Namun, jenis benda yang masuk sering kali menunjukkan tingkat risiko yang sangat tinggi. Dalam beberapa kasus, benda keras dapat merobek dinding usus dan memicu infeksi serius yang berpotensi mengancam nyawa.

“Mulai dari bola bisbol, vibrator, hingga kelapa, kami pernah menemukannya. Biasanya karena rasa penasaran atau untuk stimulasi,” ujar seorang dokter yang terlibat dalam penanganan kasus itu. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya tanpa pemahaman anatomi atau prosedur medis yang tepat.

Data dari jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa kasus benda asing rektal meningkat di banyak negara karena kombinasi faktor eksperimen seksual dan kelalaian. Kondisi ini menuntut penanganan cepat untuk mencegah robekan usus, pendarahan, atau nekrosis jaringan.

Dokter mengingatkan bahwa pasien sering datang terlambat karena merasa malu, sehingga meningkatkan risiko komplikasi berat. Ia menambahkan bahwa edukasi publik mengenai keselamatan tubuh sangat dibutuhkan untuk menekan kasus serupa di masa depan. Tim medis menyarankan pemantauan lanjutan bagi pasien untuk memastikan pemulihan jaringan dan fungsi usus tetap stabil.

Baca Juga : “China Larang Warganya Bepergian ke Jepang, Ini Alasannya“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *