Evan Terancam Tak Masuk Timnas Futsal Piala Asia 2026

semanarioangolense.net – Asisten pelatih timnas futsal Indonesia, Amril Daulay, mengungkapkan bahwa peluang Evan Soumilena untuk masuk tim yang dipersiapkan menghadapi Piala Asia Futsal 2026 terbilang kecil.

Evan tidak termasuk dalam daftar 19 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta. Menurut Amril, hal ini dikarenakan sang pemain masih fokus menjalani pemulihan cederanya.

“Dia masuk di long list, tapi sedang dalam pemulihan. Jika dipaksa bermain, cedera bisa kambuh. Kami memikirkan kebaikan jangka panjang untuk pemain,” jelas Amril saat ditemui usai memimpin latihan timnas di GOR POPKI, Jakarta, Senin.

Amril menambahkan, jika Evan pulih sepenuhnya, ia masih berpeluang bergabung dengan timnas di masa mendatang. “Kalau dia sudah kuat dan siap, nanti bisa join ke timnas,” kata Amril.

Dampak Cedera Terhadap Komposisi Timnas

Evan Soumilena merupakan salah satu pemain kunci timnas yang berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2025. Keberhasilan ini disebut Amril meningkatkan rasa percaya diri seluruh pemain.

Namun, Amril menekankan bahwa level kompetisi Piala Asia Futsal berbeda dengan SEA Games. Persaingan yang lebih ketat dan kualitas lawan yang tinggi menjadi tantangan tersendiri.

“Kita sudah ingatkan pemain, ini panggung berbeda. Kami akan membawa yang terbaik, namun juga melakukan perbaikan dari kekurangan SEA Games kemarin,” tegasnya.

Absennya Evan membuat timnas harus menyiapkan strategi alternatif. Posisi dan peran Evan dalam permainan cepat dan penguasaan bola akan diisi pemain lain yang tengah berlatih.

Persiapan Timnas Menghadapi Lawan Grup A

Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Korea Selatan, dan Kirgistan pada Piala Asia Futsal 2026. Menurut Amril, ketiganya tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Tiga tim ini berbeda tipenya. Korea Selatan kuat fisik dan permainan kolektif, Irak unggul skill individu, dan Kirgistan solid secara taktik. Persiapan harus matang,” ujar Amril.

Latihan timnas fokus pada kombinasi strategi bertahan dan menyerang, adaptasi taktik, serta penguatan fisik. Amril menekankan pentingnya disiplin dan konsistensi pemain dalam menjalankan instruksi pelatih.

Selain itu, pemusatan latihan juga menitikberatkan pada koordinasi antar pemain dan pemulihan fisik pasca kompetisi SEA Games. Semua latihan dirancang agar pemain siap menghadapi tekanan Piala Asia yang lebih tinggi.

Evaluasi dan Pandangan Ke Depan

Meski peluang Evan terbatas, Amril optimistis timnas tetap kompetitif. “Kami menyiapkan skema terbaik dan pemain cadangan untuk mengantisipasi absennya beberapa pemain,” kata dia.

Fokus jangka panjang adalah membangun tim yang kuat dan berkelanjutan. Cedera pemain kunci menjadi pelajaran penting bagi manajemen tim untuk menjaga kondisi fisik pemain.

Piala Asia Futsal 2026 menjadi momen penting bagi timnas Indonesia untuk membuktikan kemampuan di kancah internasional. Tim pelatih berharap setiap pemain mampu menampilkan performa maksimal dan menjaga konsistensi di lapangan.

Dengan persiapan matang dan strategi yang adaptif, timnas Indonesia berupaya memberikan penampilan terbaik di Grup A, meski tanpa Evan Soumilena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *