Liam Rosenior Masuk Radar Chelsea Gantikan Maresca

semanarioangolense.net – Chelsea mulai bergerak cepat untuk mencari pelatih baru setelah memutuskan hubungan dengan Enzo Maresca. Keputusan pemecatan ini diumumkan resmi pada Kamis (1/1).

Maresca, yang baru menangani The Blues sejak 2024, dilepas karena ketegangan internal dengan manajemen dan pemilik klub. Meski musim debutnya masih berjalan, konflik internal diyakini menjadi faktor utama pemecatan.

Seiring berjalannya proses pencarian, pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengisi posisi pelatih kepala Chelsea.

Laporan Sky Sports menyebut Rosenior memiliki peluang kuat karena kedekatannya dengan struktur kepemilikan Chelsea. Saat ini, Strasbourg berada di bawah naungan BlueCo, konsorsium yang juga memiliki Chelsea sejak 2022.

“Kedekatan struktur kepemilikan ini diyakini mempermudah komunikasi dan transisi bila Rosenior benar-benar ditunjuk,” tulis Sky Sports.

Baca juga: “Gol Tunggal Antar Timnas Indonesia U19 ke Semifinal”

Selain itu, Rosenior disebut memiliki dukungan internal yang kuat di Chelsea. Strasbourg dikabarkan sudah menyiapkan kandidat pengganti Rosenior untuk mengantisipasi kemungkinan kepergiannya dari klub Prancis tersebut.

Rosenior, berusia 41 tahun, memulai karier kepelatihannya setelah pensiun sebagai pemain pada 2018. Ia pertama kali menjadi asisten pelatih Brighton & Hove Albion U-23 sebelum melanjutkan ke Derby County sebagai caretaker menggantikan Wayne Rooney.

Kariernya kemudian berkembang ke Hull City sebagai pelatih permanen, sebelum pindah menangani Strasbourg di Ligue 1 Prancis. Musim 2025/26 merupakan musim keduanya memimpin Strasbourg.

Pengalaman Rosenior sebagai pemain dan pelatih di berbagai level Liga Inggris memberikan dasar teknis dan pemahaman kompetitif yang kuat, menjadikannya kandidat yang menarik bagi Chelsea.

Selain Rosenior, nama pelatih Porto, Francesco Farioli, juga masuk dalam daftar kandidat potensial. Chelsea diketahui menilai beberapa pelatih lain sebagai alternatif, termasuk Andoni Iraola (Bournemouth) dan Marco Silva (Fulham).

Sebelum menunjuk Maresca pada 2024, Chelsea pernah mewawancarai pelatih ternama seperti Roberto De Zerbi (Marseille), Kieran McKenna (Ipswich Town), serta Thomas Frank, yang saat itu masih membesut Brentford.

Manajemen Chelsea tetap menekankan bahwa keputusan akhir akan mempertimbangkan pengalaman, filosofi permainan, serta kemampuan kandidat menyesuaikan diri dengan budaya klub.

Jika ditunjuk, Rosenior akan menghadapi sejumlah tantangan. Chelsea saat ini berada dalam periode transisi dengan skuad muda dan beberapa pemain kunci yang performanya fluktuatif.

Selain itu, tekanan di Liga Inggris yang kompetitif menuntut hasil instan, sementara adaptasi strategi baru di tengah musim bisa memengaruhi performa tim jangka pendek.

Meski begitu, dukungan dari manajemen, pengalaman sebelumnya di Inggris, dan pemahaman Rosenior terhadap sepak bola modern menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan tersebut.

Proses penunjukan pelatih baru Chelsea kemungkinan akan rampung dalam beberapa pekan ke depan. Fokus klub tetap pada stabilitas tim dan pencapaian target jangka pendek di Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.

Bagi Rosenior, kesempatan ini bisa menjadi langkah besar dalam karier kepelatihan, sementara Chelsea berupaya mengembalikan posisi klub di papan atas kompetisi domestik.

Dengan pertimbangan internal dan kedekatan struktur kepemilikan, peluang Rosenior untuk menjadi pengganti Maresca tetap tinggi. Keputusan akhir akan menentukan arah taktik dan strategi The Blues di sisa musim 2025/26.

Baca juga: “Profil Liam Rosenior, Pilihan Internal Chelsea Pengganti Maresca”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *