semanarioangolense.net – Legenda tinju dunia, Floyd Mayweather, resmi mengumumkan rencananya kembali ke ring tinju setelah sembilan tahun pensiun. Terakhir kali ia bertarung profesional adalah saat mengalahkan Conor McGregor pada 2017.
Jadwal Comeback dan Pertandingan Ekshibisi
Mayweather menyatakan laga profesional terbarunya dijadwalkan berlangsung pada musim panas 2026. Sebelum itu, ia akan memulai dengan pertandingan ekshibisi melawan Mike Tyson pada 25 April.
“Saya masih memiliki kemampuan untuk mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga tinju, mulai dari acara Mike Tyson hingga pertarungan profesional berikutnya,” kata Mayweather dalam siaran pers yang dikutip The Ring di Jakarta, Sabtu.
Pertandingan comeback ini digelar melalui kerja sama eksklusif dengan CSI Sports atau Fight Sports. Informasi mengenai lawan, jadwal lengkap, lokasi, dan siaran televisi akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.
Karier Mayweather dan Rekor Profesional
Floyd Mayweather dikenal sebagai petinju yang menguasai lima kelas berat berbeda. Ia pensiun dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan selama 21 tahun karier profesional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Mayweather lebih sering tampil di laga ekshibisi ketimbang duel resmi. Pada Oktober 2025, ia sempat hampir mencapai kesepakatan duel ulang melawan Manny Pacquiao, namun rencana tersebut batal.
“Tidak ada yang akan menghasilkan pendapatan tiket lebih besar, audiens siaran global lebih luas, dan uang lebih banyak dalam setiap acara selain milik saya,” ujar Mayweather.
Faktor Usia dan Motivasi Comeback
Mayweather kini mendekati usia 49 tahun. Pengumuman comeback muncul di tengah rumor soal persoalan keuangan, meski sepanjang kariernya, ia dikabarkan mengantongi sekitar 1,15 miliar dolar AS.
Ia menyebut kembalinya ke ring bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk mempertahankan posisinya sebagai petinju paling populer dan menguntungkan dalam olahraga tinju.
Baca juga: “Hadapi Garudayaksa, Sumsel United Benahi Skuad”
Persoalan Hukum dan Tantangan Finansial
Selain fokus comeback, Mayweather menghadapi sejumlah masalah hukum. Pada Februari 2025, ia menggugat mantan mitra siarannya, Showtime, terkait dugaan penyalahgunaan dana senilai 340 juta dolar AS.
Bulan ini, muncul dua gugatan tambahan. Pertama terkait tunggakan sewa apartemen mewah di Manhattan sebesar 330.000 dolar AS. Kedua terkait tagihan perhiasan yang belum dibayar senilai 1,4 juta dolar AS.
Meski menghadapi persoalan hukum, Mayweather tetap menegaskan kesiapan mental dan fisiknya untuk kembali ke ring tinju.
Dampak Comeback terhadap Dunia Tinju
Kembalinya Mayweather diprediksi akan menarik perhatian global. Laga ekshibisi melawan Mike Tyson diperkirakan menjadi tontonan dengan audiens luas dan pendapatan tinggi.
Jika comeback ini sukses, Mayweather bisa kembali mencetak rekor baru sekaligus meningkatkan popularitas tinju di tingkat internasional. Banyak penggemar dan analis percaya, pengalaman dan reputasinya tetap menjadi nilai tambah signifikan.
Dengan persiapan matang, Mayweather berambisi mempertahankan rekor tak terkalahkan dan menambah catatan sejarah tinju. Kerja sama dengan jaringan media global memastikan eksposur maksimal untuk setiap pertarungan.
Petinju yang dijuluki “Money” ini menunjukkan bahwa usia bukan penghalang bagi atlet berpengalaman untuk kembali tampil di level tinggi. Dunia tinju kini menantikan bagaimana Mayweather menyeimbangkan comeback dengan tantangan hukum dan kondisi fisik.
Baca juga: “De La Hoya Tanggapi Duel Ekshibisi Floyd Mayweather Jr dan Mike Tyson”




Leave a Reply