semanarioangolense.net – Kepindahan Andy Robertson ke Tottenham Hotspur dikabarkan batal setelah Liverpool memutuskan mempertahankan bek kiri asal Skotlandia itu. Keputusan ini diambil di tengah padatnya jadwal kompetisi dan kebutuhan mendesak skuad.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan pentingnya mempertahankan Robertson. “Saya rasa saya butuh pemain saya sebanyak-banyaknya. Saya ingin memainkan Robbo di babak pertama untuk memastikan Milos tetap fit sampai akhir musim,” ujar Slot, dikutip dari TeamTalk pada Senin.
Slot menambahkan, rotasi pemain menjadi kunci agar tim terhindar dari badai cedera. “Saya harus pintar-pintar mengatur pemain juga, karena kami tidak mau ada yang cedera lagi,” katanya.
Sebelumnya, Liverpool sempat membuka negosiasi dengan Tottenham untuk Robertson karena kontraknya akan habis musim panas mendatang. Klub ingin mencegah kehilangan pemain secara gratis.
Di sisi lain, Robertson disebut ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak, terutama menjelang Piala Dunia 2026, demi menjaga kondisi fisik dan performa. Situasi ini sempat membuat kepindahan pemain terbuka lebar.
Namun, Liverpool juga mencoba memulangkan Kostas Tsimikas dari AS Roma. Rencana itu gagal karena Roma menolak melepas Tsimikas tanpa pengganti yang sepadan. Situasi tersebut membuat Liverpool menghentikan negosiasi Robertson dengan Tottenham.
Baca juga: “Kemenangan 1-0 Bawa PSG Kuasai Puncak Klasemen”
Liverpool tengah mengalami krisis di lini belakang. Conor Bradley dan Giovani Leoni mengalami cedera, sehingga opsi bek kiri terbatas. Jika Robertson dilepas, Liverpool hanya memiliki Milos Kerkez sebagai alternatif.
Kedalaman skuad menjadi faktor penting, karena tim masih bersaing di tiga kompetisi berbeda musim ini. Keputusan mempertahankan Robertson memastikan Liverpool tetap memiliki fleksibilitas di lini belakang.
Keputusan ini dikabarkan membuat Robertson kecewa karena harapannya pindah ke Tottenham tidak terealisasi. Namun, alasan klub cukup kuat: kebutuhan mendesak untuk mempertahankan stabilitas tim, menghindari cedera, dan menjaga performa di sisa musim.
Langkah ini juga menandai strategi Liverpool dalam mengelola kontrak pemain kunci, sekaligus menjaga kekuatan skuad utama tanpa melepas pemain penting secara tergesa-gesa.
Liverpool memilih menahan Andy Robertson di tengah padatnya jadwal kompetisi dan krisis lini belakang. Meski transfer ke Tottenham batal, keputusan ini menunjukkan prioritas klub pada kestabilan tim dan kedalaman skuad.
Dengan Robertson tetap di Anfield, Liverpool memiliki fleksibilitas untuk menghadapi tiga kompetisi sekaligus. Ke depan, klub kemungkinan akan terus meninjau opsi transfer dan rotasi pemain untuk memastikan tim tetap kompetitif dan sehat.
Baca juga: “Transfer Andy Robertson dari Liverpool ke Tottenham Gagal, Ini Penyebab Utamanya”




Leave a Reply