semanarioangolense – HUT ke-80 TNI, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan ucapan selamat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Purbaya menegaskan pentingnya peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.
Melalui akun Instagram resminya, @menkeuri, ia menuliskan apresiasi mendalam. Menurut Purbaya, TNI telah menunjukkan dedikasi, pengabdian, serta loyalitas tanpa batas demi melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Ia berharap TNI terus tegak, tangguh, dan setia kepada Ibu Pertiwi dalam setiap tugas pengabdian.
Peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini mengangkat tema “TNI Prima – TNI Rakyat: Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan visi TNI sebagai kekuatan profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Sementara itu, makna TNI Rakyat menekankan bahwa kekuatan militer sejatinya bersumber dari rakyat dan hadir untuk rakyat.
Persiapan peringatan telah dilakukan dengan gladi bersih di bawah pengawasan langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 3 Oktober 2025. Momentum ini juga menunjukkan kesiapan TNI dalam menampilkan performa terbaik di hadapan publik.
TNI berdiri sejak 5 Oktober 1945, hanya beberapa bulan setelah proklamasi kemerdekaan. Dalam perjalanan panjangnya, TNI memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional, termasuk menghadapi tantangan global. Ke depan, TNI diharapkan semakin adaptif dalam merespons dinamika geopolitik dan mendukung pembangunan Indonesia maju.
Baca Juga : “Ide Cium Kening di Ospek Mahasiswa Baru UNSRI dari Alumni”
Presiden Prabowo Tegaskan Jati Diri TNI pada HUT ke-80 di Monas
Presiden Prabowo Subianto memimpin apel peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu 5 Oktober 2025. Sebagai Inspektur Upacara, Prabowo menyampaikan amanat penting yang menegaskan kembali jati diri TNI sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa TNI lahir dari rakyat Indonesia dan selalu mengabdi bersama bangsa. “TNI adalah anak kandung rakyat Indonesia. TNI timbul dan tenggelam bersama rakyat, serta siap mengorbankan jiwa raganya demi bangsa,” ucapnya tegas.
Presiden juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah TNI dalam menjaga stabilitas nasional. Ia menegaskan, pemerintah dan negara berterima kasih atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih TNI hingga saat ini. Menurutnya, TNI selalu hadir pada momen kritis dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Upacara HUT ke-80 TNI di Monas menjadi momentum penting yang dihadiri pejabat tinggi negara, perwakilan TNI-Polri, serta masyarakat. Perayaan ini juga menampilkan parade pasukan, alutsista, dan atraksi udara yang menunjukkan kekuatan sekaligus modernisasi TNI.
TNI yang berdiri sejak 5 Oktober 1945 terus berkembang menjadi institusi profesional dan adaptif menghadapi tantangan global. Momentum peringatan tahun ini mengingatkan kembali bahwa keberadaan TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat sebagai sumber kekuatan utama.
Ke depan, TNI diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Amanat Presiden Prabowo menjadi penegasan bahwa TNI akan terus teguh menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan bangsa.
Baca Juga : “Bos BGN Buka Suara soal Perjanjian Rahasiakan Kasus MBG”




Leave a Reply