Bandung Terguncang Gempa Dangkal 2,9 Magnitudo

semanarioangolense.net – Kota Bandung, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 2,9 pada Jumat siang, sekitar pukul 13.45 WIB. Gempa ini terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah setempat dan tercatat sebagai gempa dangkal.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 6,86 LS dan 107,74 BT, tepat di Kota Bandung, dengan kedalaman 5 kilometer. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk jenis dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat,” ujar Teguh.


Intensitas Gempa dan Dampak yang Dirasakan

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan dengan skala intensitas II hingga III MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang, dan terasa nyata di dalam rumah. Beberapa warga menggambarkan sensasi getaran seperti ada truk yang melintas.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan bangunan atau fasilitas publik akibat gempa. Monitoring BMKG hingga pukul 14.03 WIB juga menunjukkan belum ada gempa susulan yang signifikan. Teguh menekankan bahwa kondisi ini menunjukkan gempa relatif kecil dan tidak menimbulkan kerusakan serius.

Baca juga: “Film Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Ini Alasannya”


Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berhati-hati terhadap informasi tidak resmi yang beredar. Semua informasi resmi mengenai gempa harus diperoleh dari kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi.

Teguh menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gempa, termasuk:

  • Memastikan bangunan tahan gempa,
  • Menyiapkan tas siaga bencana,
  • Berlatih melindungi diri saat terjadi gempa,
  • Meningkatkan mitigasi struktural dan kultural.

“Perkuat juga edukasi terkait potensi gempa, dampaknya, dan langkah mitigasi yang harus dilakukan,” ujarnya.


Konteks Geologi dan Potensi Sesar Aktif di Bandung

Kota Bandung dan sekitarnya berada di zona sesar aktif dengan potensi gempa dangkal yang berulang. Gempa dangkal, seperti yang terjadi hari ini, biasanya memiliki kedalaman kurang dari 10 kilometer sehingga getarannya lebih terasa di permukaan.

Meskipun magnitudo 2,9 termasuk kecil, gempa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Kota-kota lain di Jawa Barat juga rawan diguncang gempa sesar lokal, sehingga edukasi dan mitigasi bencana harus terus diperkuat.


Gempa tektonik magnitudo 2,9 Jumat siang di Kota Bandung tergolong dangkal, tidak menimbulkan kerusakan signifikan, dan belum memicu gempa susulan. BMKG menegaskan pentingnya masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa di masa depan.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi struktur bangunan maupun edukasi publik, agar risiko kerugian akibat gempa dapat diminimalkan.

Baca juga: “224 Jiwa di Tiga Provinsi dan Lima Kabupaten Terdampak Gempa Pacitan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *