semanarioangolense- Riot Games resmi merilis pembaruan Valorant 11.06 dengan fokus pada perbaikan bug, penghapusan bot, dan penambahan fitur replay.
Pembaruan ini menjawab banyak laporan pemain terkait malfungsi karakter dan meningkatnya aktivitas bot yang mengganggu jalannya permainan. Riot menegaskan komitmennya menjaga ekosistem Valorant tetap kompetitif dan sehat.
Menurut laporan resmi, Kamis (18/9/2025), sekitar 40.000 bot telah dihapus. Langkah ini diambil untuk menciptakan pengalaman lebih adil dan mengurangi kecurangan di berbagai mode.
Fitur replay kini hadir untuk Competitive, Unrated, Swiftplay, dan Premier. Kehadiran fitur ini memudahkan pemain menganalisis strategi, mengevaluasi performa, serta meningkatkan kualitas permainan.
Bug pada karakter Yoru dan Reyna juga diperbaiki. Sebelumnya, keduanya tidak terlihat saat mengaktifkan skill ultimate, sekaligus kebal peluru, yang memicu protes komunitas. Setelah patch, keduanya kembali muncul di lokasi asli setelah skill berakhir, tanpa efek kebal tambahan.
“Pembaruan ini adalah bagian dari upaya kami menjaga integritas kompetitif Valorant,” tulis Riot dalam pernyataan resmi.
Sebelumnya, laporan bug ini ramai dibahas di komunitas forum global karena mengganggu keseimbangan permainan. Dengan pembaruan terbaru, Riot ingin memastikan semua pemain memiliki pengalaman yang lebih seimbang.
Patch 11.06 menjadi salah satu langkah penting menuju ekosistem Valorant yang lebih stabil dan transparan. Ke depan, Riot akan terus menghadirkan perbaikan, sekaligus mengembangkan fitur kompetitif untuk mendukung komunitas global.
“Baca Juga: Banjir Kiriman Bogor Rendam Bidara Cina Hari Ini“
Cara Menggunakan Fitur Replay di Valorant Patch 11.06
Valorant kini menghadirkan fitur replay untuk membantu pemain menonton ulang rekaman pertandingan dan menganalisis strategi permainan.
Untuk mengaksesnya, buka halaman Career lalu masuk ke bagian Match History. Cari pertandingan yang ingin ditonton, kemudian klik dan unduh hasil rekaman tersebut. Setelah terunduh, pemain dapat menonton pertandingan dari awal hingga akhir.
Namun, fitur ini memiliki batasan. Rekaman hanya bisa diakses dari pertandingan pribadi, bukan milik pemain lain. Selain itu, replay hanya berlaku dalam satu patch yang sama, sehingga data tidak dapat diputar ulang setelah pembaruan berikutnya.
Riot Games menjelaskan bahwa fitur ini dirancang untuk mendukung pembelajaran dan evaluasi pemain. “Kami ingin memberi ruang bagi pemain untuk memahami strategi dengan lebih mendalam,” tulis Riot dalam keterangan resminya.
Kehadiran replay dianggap penting, terutama bagi komunitas kompetitif. Fitur ini membantu tim profesional, pelatih, maupun pemain kasual yang ingin meningkatkan performa. Sebelumnya, pemain Valorant hanya mengandalkan tayangan streaming pihak ketiga atau rekaman manual.
Dengan integrasi langsung di dalam gim, akses kini lebih mudah dan data pertandingan lebih akurat. Hal ini diharapkan memperkuat ekosistem kompetitif dan meningkatkan pengalaman bermain.
“Baca Juga: Beras Tertua Ditemukan di Gua Pasifik, Usianya 3.500 Tahun“
Ke depan, Riot diperkirakan akan mengembangkan fitur replay agar kompatibel lintas patch dan mendukung mode tambahan. Jika berhasil, Valorant dapat menyusul gim e-sports besar lain yang sudah lama menghadirkan fitur serupa.




Leave a Reply